Pilihan & Kontak

Daftar Belanja  

Belum ada produk yang dibeli.

Belum Termasuk Ongkir Rp 0,00
Total Rp 0,00

Selesai

Tertawalah Sebelum Kiamat, Paul M. Miller

Tertawalah Sebelum Kiamat, Paul M. Miller

Temukanlah 100 humor terlucu dalam buku ini!

Lebih rinci

Harga turun!
Rp 22.275,00 termasuk pajak

Rp 24.750,00 termasuk pajak

(harga dikurangi berdasarkan 10 %)

Ketersediaan Produk terbatas


Beritahu saya bila tersedia

10 produk lainnya dalam kategori yang sama:

Pendeta merasa terganggu oleh seseorang yang membaca terlalu cepat ketika membaca secara bergantian. “Sekarang kita akan membaca Mazmur 23 secara serentak.” Ia berhenti sejenak.

“Maukah nyonya yang selalu sudah sampai duluan ‘ke air yang tenang’ sementara yang lainnya masih berada’di padang yang berumput hijau’, menunggu sebentar sampai kami datang menyusul?”

Orangtua Bobby berusaha keras menjaga anak itu spaya tidak nakal selama kebaktian pagi berlangsung, tetapi mereka gagal. Akhirnya,  ayah Bobby maju dengan tampang marah melewati jalanan di antara deretan bangku untuk mendisiplinkan anak itu. Tepat sebelum mencapai serambi, Bobby kecil berteriak kepada jemaat, “Berdoalah untuk saya! Berdoalah untuk saya!”

Pada acara piknik Sekolah Minggu, Bu Guru menaruh tumpukan apel di ujung meja dengan pengumuman, “Masing-masing hanya boleh mengambil satu buah. Ingat, mata Allah sedang mengawasi.”

Di ujung yang lain, ada setumpuk kue kering yang oleh seorang anak kelas dua SD, ditempeli pengumuman, “Silakan ambil sesuka hati, mumpung Allah sedang mengawasi apel.”

Tidak ada pelanggan komentar untuk saat ini.

Hanya pengguna terdaftar dapat memposting komentar baru.